.....Di sudut hati, sesuatu yang merah itu ku sebut cinta. Di sudut hati itu, warna merah yg dominan menandakan cinta yang menyala. dan berpendar sesuai irama jantung yang menjadi irama dan nada indah. disudut hati yg merah itu.....aku menyamatkan namamu. namun jangan pernah engkau tanya seberapa besar nama itu kuukir....karna tak dapat kuukir dengan darah ini, besar cintaku padamu. i love u....
Tak ingin terbang terlalu tinggi bila nantinya harus jatuh. Karna bagiku bukan melihat keseluruhan dari dunia atas sana....tapi mencapai hikmah dari kelebihan yang dimiliki dan belajar dari kekurangan yang ada. cobalah sentuh sayapku....tidak kokoh, juga tidak terlalu rapuh. dan itu sebagai pertanda...penerimaan diriku sangat kuat dan berjanji membawa kupukupu lainnya di sampingku....
Rabu, 18 Maret 2009
.....Di sudut hati, sesuatu yang merah itu ku sebut cinta. Di sudut hati itu, warna merah yg dominan menandakan cinta yang menyala. dan berpendar sesuai irama jantung yang menjadi irama dan nada indah. disudut hati yg merah itu.....aku menyamatkan namamu. namun jangan pernah engkau tanya seberapa besar nama itu kuukir....karna tak dapat kuukir dengan darah ini, besar cintaku padamu. i love u....
Selasa, 10 Maret 2009
Benci itu kini bernama 'Dendam'

Dendam. Apa perasaanmu jika ada yg menghina wanita yang telah melahirkan dan membesarkanmu? Apa yang akan engkau lakukan pada orang yg tlah menghina wanita yang selalu engkau panggil 'ibu' itu? aq benci. aq benci tidak bisa berbuat apa2. aq bnci harus menahan rasa yang kusebut dendam itu di dalam hati. dan aq benci harus mengingat kebencian itu....
Dia yang kusebut 'orang gila' itu adalah orang yang benar2 tidak memiliki rasa malu. dia mengingatkan aq pd kpergian ayahanda yg sering disebut2 oleh kluarga qu sbgi pelaku yg telah 'mengobat' ayahanda, selain penyakit medis yang ada. aq jg tak mempercayai smua itu. hanya karena tanah. yah, tanah. dia membuat pagar diatas batas tanah milik ayah. ayah qu marah karna seenaknya dya membuat pagar di batas tanah tanpa seizin ayah. ayah meradang. dan si'orang gila' juga meradang. ternyata, si'orang gila juga mengambil batas tanah milik sempadannya. aq benci.... dan kini, stelah ayah qu 'pergi',seenaknya saja si 'orang gila' menghina bunda qu. dia pikir apa aq akan diam saja...?
dia akan merasakan sakitnya hati aq.....
dia akan merasakan sakit yg prnah aq rasakan...
Langganan:
Postingan (Atom)