Kamis, 26 Februari 2009

aq kangen lagi.....

honey,
baru juga 4 hari pergi. aq udah kangen lagi. kmrin emang waktu tersingkat kebersamaan qta sich. duh, ga sabar menyongsong maret. agar aq bisa memeluk mu lagi.....
I miss u,beib.

Selasa, 24 Februari 2009

Ini 'Ruang Rindu' Ku

Di daun yang ikut mengalir lembut
Terbawa sungai ke ujung mata
Dan aku mulai takut terbawa cinta
menghirup rindu yang sesakkan dada
jalanku hampa dan kusentuh dia
terasa hangat oh didalam hati
kupegang erat dan kuhalangi waktu
tak urung jua kulihatnya pergi
tak pernah kuragu dan slalu kuingat
kerlingan matamu dan sentuhan hangat
ku saat itu mencari makna
tumbuhkan rasa yg sesakkan dada

kau datang dan pergi oh begitu saja
smua kutrima apa adanya
mata terpejam dan hati menggumam
di ruang rindu kita bertemu

Minggu, 22 Februari 2009

Melepasmu,

Minggu, 22 Februari 2009
Siang. Melepas kepergian.

Mungkin memang tak cukup dua-tiga hari untuk melepas rindu ku padamu. Mungkin tak jua cukup lima-delapan jam untuk bersama saling bercerita tentang kondisi masing-masing saat terpisah jauh. tapi memang begitulah adanya bukan? dalam dua hari dengan waktu yang terbatas, kita mencoba untuk bercerita dan larut di dalamnya. Memang takkan pernah puas,beib. tapi melepas kepergianmu saat itu, hatiku berkata;
"Aku puas dengan mencintaimu seperti ini..."
tak ada maksud lain. memang itulah adanya. bahkan dengan suaramu yang baru saja lima menit lalu aku dengar saat mencium tanganmu, aku telah kembali di terjang rindu. tapi aku telah belajar beberapa tahun ini untuk melepas kepergianmu. dan aku tahu, bukan kuantitas pertemuan yang kita butuhkan, tapi kualitas bukan? dan aku memang cukup puas dengan mencintaimu seperti ini,honey....

Kamis, 19 Februari 2009

Se-se-pi-ini....


tentang kesendirian qu,


"Aq masih disini, Aq akan selalu disini,
Menungguimu kembali... Berharap kan bermimpi..
Tak berharap lebih, Tentang aq & kamu,
Selain dirimu....... Bukan yang lain....."

Minggu, 15 Februari 2009

Tentang Kita

Jumat Malam;

Dear,
Engkau bertanya kepadaku, bahagiakah aku saat ini menjalani hubungan yang seperti ini denganmu?
Tahukah engkau, aku tak mungkin akan bahagia tanpa engkau di sisiku. jujur, mungkin di awal2 kita terpisah jauh aku merasakan adanya ketidak pastian dalam hubungan ini. tapi kini semua rasa itu telah berubah. 3 tahun kita long distance seperti ini justru membuatku bersyukur bahwa ada banyak hal yang aku pelajari dari semua cobaan ini.
jika sekali lagi engkau bertanya apakah aku bahagia saat ini? maka kujawab 'ya'.
aku bahagia mencintai dan disintai olehmu. aku bahagia diizinkan untuk setia kepadamu. aku bahagia menghadapi rasa cemburu yang senantiasa menggoda setiap saat. dan aku bahagia telah mendampingimu dalam kurun waktu 6 tahun ini.
Dear,
kita telah membahas habis untuk semua kemungkinan akan waktu, usia dan cinta kita. saat ini aku baik2 saja. sungguh, aku baik2 saja. engkau tak perlu khawatir. hilangkan beban di hatimu tentang aku dan kita. aku masih muda. begitu juga engkau. tahun ini umurku genap 26 thn. dan engkau setahun di atasku. lihat....kita masih sama2 terlalu muda,honey. bila saat ini kita belum disatukan dalam sebuah ikatan perkawinan, bukankah itu berarti takdir menginginkan kita untuk terus saling mengenal dahulu? siapa tahu takdir mengatakan bahwa jika kita melangkah terlalu cepat ke pelaminan maka akan ada banyak hambatan yang akan kita hadapi. dan dengan leluasa kita kini harus bisa membuktikan bahwa aku bisa menggenggam setiaku. begitu pula engkau.
Dear,
alhamdulillah hingga kini belum ada yang bisa menggantikan posisimu. kenapa? karena hanya engkau yang mampu membuat jantungku berdebar-debar,salah tingkah dan keringat dingin bila di dekatmu...walaupun telah 6 tahun kita lalui kebersamaan.
Dear,
selama ini aku mencintai dengan sangat sederhana. sangat sederhana sekali.
Dear,
terima kasih atas ungkapan hatimu di sabtu pagi kemarin.
i luv u so much,beib...



Jumat, 13 Februari 2009

Pekat



Apakah malam selalu bermakna kesepian? Jika tidak, mengapa aku merasakannya? Aku taakut bila malam selalu cepat hadir. karena itu berarti kesepian akan mulai menyergap. dan menyelimuti tubuhku hingga pagi esok datang.

Bukan aku tak suka akan malam yang terkadang bertabur bintang. ataupun pada bulan yang terkadang tersenyum secerah matahari di siang hari. aku hanya merasakan kesendirianku kian pekat bersama gelap yang datang.

Aku memang tak ingin malam itu ada. aku ingin ia tiada. agar aku tak lagi risau di atas risau. atau cemas berlapis gila. yah...pekatku bernama gila..

Kamis, 12 Februari 2009

jumat siang yang membetekan...

Jumat siang,

Ngumpul bareng di sudira (singkatan dari alamat kantor euy!), mo tau ada siapa aja? bos lagi tidur; katanya sich habis begadang karna ngerkain tugas semalaman. Arie? tuh anak gi asyik TM-an ma teman2 nya yg di jkt. Yeni? hehe...asyik baca novel yang rencananya mo di balikin entar sore k pustaka. trus aku? ngutak-atik internet. Mana lemot lagi. btw...sebetulnya kita lagi refresh sih setelah beberapa hari kmrin asyik bersitegang urat. Dan endingnya, beberapa kru memutuskan ber-hen-ti.

huh....
sepinya dunia!!!!!