Jumat, 13 Februari 2009

Pekat



Apakah malam selalu bermakna kesepian? Jika tidak, mengapa aku merasakannya? Aku taakut bila malam selalu cepat hadir. karena itu berarti kesepian akan mulai menyergap. dan menyelimuti tubuhku hingga pagi esok datang.

Bukan aku tak suka akan malam yang terkadang bertabur bintang. ataupun pada bulan yang terkadang tersenyum secerah matahari di siang hari. aku hanya merasakan kesendirianku kian pekat bersama gelap yang datang.

Aku memang tak ingin malam itu ada. aku ingin ia tiada. agar aku tak lagi risau di atas risau. atau cemas berlapis gila. yah...pekatku bernama gila..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar